Month: February 2020

Beberapa Trend Teknologi Industri terbaru yang Mengguncang Dunia

Beberapa Trend Teknologi Industri yang Mengguncang Dunia

Perkembangan teknologi terjadi secara cepat dan dinamis. Hal ini mempengaruhi kemajuan teknologi yang sangat pesat. Bahkan masyarakat pun tidak dapat menebak trend teknologi industri terbaru apa yang akan diciptakan di masa mendatang. Masyarakat tidak bisa memprediksi trend teknologi industri terbaru, sehingga harus siap ketika teknologi baru dirilis.

Adanya kemajuan teknologi yang menyebabkan trend terbaru sebenarnya tidak membuat manusia kesusahan. Sebaliknya teknologi memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaan apapun. Manusia juga tidak merasa puas jika ada trend teknologi industri baru. Mereka mengharapkan lebih banyak inovasi teknologi supaya dapat mengerjakan pekerjaan lebih mudah.

Apa Saja Trend Teknologi Terbaru Di Dunia?

Kebutuhan manusia membuat inovasi teknologi baru semakin cepat. Beberapa industri perusahaan berlomba-lomba menciptakan peralatan yang dilengkapi dengan teknologi baru. Meskipun ada masyarakat yang masih belum menerima kemajuan teknologi namun, sebagian besar masyarakat telah menggunakannya. Berikut merupakan contoh trend teknologi industri terbaru yang bisa Anda gunakan di masa depan.

  • Internet of things

Teknologi internet of things adalah sebuah alarm otomatis. Biasanya Anda dibangunkan dengan alarm smartphone yang telah disetting terlebih dahulu. Namun saat Anda lupa menghidupkan alarm, smartphone Anda tidak akan berbunyi. Akibatnya bagun kesiangan dan terlambat kerja. Internet of things merupakan solusi bagi Anda yang tidak ingin repot setting alarm smartphone, karena internet of things dilengkapi oleh teknologi otomatis yang akan menghidupkan alarm sendiri. Alarm tidak akan mati hingga memastikan Anda benar-benar telah bangun.

  • Smart home

Smart home adalah sistem pencahayaan, elektronik dan keamanan yang terhubung dalam satu perangkat yaitu smartphone. Smart home dapat diatur dari jarak yang jauh, sehingga Anda tidak melulu berada di rumah untuk mengaturnya. Teknologi smart home yang bisa Anda nikmati ada bermacam-macam. Contohnya seperti berikut ini.

  • Whirlpool smart oven, teknologi yang mempermudah ibu-ibu membuat masakan. Whirlpool smart oven diintegrasi ke aplikasi smartphone, memungkinkan Anda bisa melihat aneka resep makanan. Whirpool smart oven dilengkapi dengan cara pengoperasian, resep makanan, sekaligus menyalakan oven.
  • Philips hue, sebuah sistem pencahayaan berbasis wireless. Jadi Anda bisa mengatur cahaya lampu ruangan melalui aplikasi khusus. Nah aplikasi khususnya dapat diinstall pada smartphone.
  • Igloohone merupakan smart lock. Anda dapat mengatur akses keluar dan masuk ke rumah secara otomatis tanpa menggunakan kunci. Igloohome dilengkapi dengan akses kunci rumah dengan sistem pin, sidik jari dan bluetooth. Sistem smart lock ini tidak bisa diretas oleh pencuri, sehingga aman.
  • Blockchain

Trend teknologi industri tebaru berikutnya yaitu blockchain. Blockchain adalah teknologi mengenai database yang telah terdesentralisasi. Salah satu contoh dari Blockchain adalah IBM dan Walmart melakukan kerja sama untuk mengintegrasikan kemajuan teknologi terkini blockchain untuk menjaga keamanan produk khusus makanan. Menggunakan blockchain memungkinkan pabrik, retailer, distributor bisa mengetahui siapa, bagaimana dan siapa yang memproduksi produk. Dalam waktu 3 detik saja, informasi tersebut dapat diketahui. Perusahaan juga bisa memantau kualitas produk makanan yang dibuat, sehingga tidak ada lagi yang namanya kualitas menurun.

Contoh lain teknologi Blockchain yaitu pembayaran online pajak. Pembayaran pajak secara online memudahkan koordinasi dengan validasi pembayar pajak, Bank Indonesia, Jenderal pajak dan online pajak. Seluruh kegiatan pembayaran dilakukan secara online, sehingga tidak memakai sistem manual yang memakan waktu lama.

  • Mobile Payment

Pemerintah indonesia telah mendorong untuk menerapkan sistem pembayaran online (cotohnya seperti e money untuk membayar tol). Pembayaran tidak hanya dilakukan dengan kartu e money saja, melainkan dapat menggunakan mobile payment. Apa itu mobile payment? Mobile payment merupakan segala bentuk proses pembayaran yang dilaksanakan dengan memakai tablet atau smartphone. Contoh mobile payment yaitu Amazon Go yang ada di Negara Amerika Serikat. Amazon Go memudahkan Anda belanja di supermarket tanpa menunggu antrian di kasir, karena Anda bisa melakukan pembayaran mandiri melalui kartu pokerclub88 ataupun tunai melalui Amazon Go.

Sepertinya tidak di Amerika Serikat saja, karena baru-baru ini Indonesia telah meluncurkan mobile payment yang bisa dinikmati oleh masyarakat yaitu OVO. Aplikasi pembayaran OVO sangat memudahkan pemakainya untuk memperoleh cashback, melakukan pembayaran dengan cepat serta mendapatkan point yang dapat ditukarkan dengan aneka macam hadiah. Contoh berikutnya yaitu Go-Pay, aplikasi turunan dari Go-Jek juga mengintegrasi sistem mobile payment tetapi penggunaannya sangat terbatas. Aplikasi Go-Pay hanya dapat dilakukan untuk melakukan pembayaran di tempat tertentu saja. Misalkan untuk membayar di layanan Go-Life dan Go-Jek.

Nah itulah trend teknologi industri terbaru yang bisa Anda nikmati. Dengan melihat aneka macam trend teknologi industri terbaru di atas, pastinya membuat Anda semakin terbayangi dengan kecanggihan teknologi masa depan. Sekarang Anda telah mengetahui kecanggihan teknologi, selanjutnya Anda harus mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan inovasi-inovasi teknologi yang ada.

Wawasan Baru 2019 Seputar Kanker, Terutama Penyakit Kanker Payudara dan Kanker Pankreas

Wawasan Baru 2019 Seputar Kanker, Terutama Kanker Payudara dan Kanker Pankreas

Kanker adalah jenis penyakit dimana sel-sel agresif bertumbuh dan membelah menjadi berkembang di luar batas normal. Kanker bersifat invasif (menyerang dan menghancurkan jaringan yang berdekatan) dan/atau bersifat metastasis (menyebar ke lokasi lain di dalam tubuh). Sifat penyakit kanker tersebut menjadi pembeda dari tumor jinak, yang pertumbuhannya terbatas dan tidak menyerang atau bermetastasis, walaupun beberapa jenis tumor jinak juga berkemungkinan menjadi ganas.

Kanker dapat menyerang siapa pun di segala usia, bahkan janin sekali pun. Akan tetapi risiko untuk varietas yang lebih umum cenderung meningkat dengan pertambahan usia. Selain manusia, penyakit kanker juga dapat menyerang hewan. Hampir semua jenis kanker disebabkan oleh kelainan pada materi genetik dari sel yang ditransformasi. Kelainan genetik ini diduga disebabkan oleh efek karsinogen, seperti asap tembakau, radiasi, bahan kimia, maupun agen infeksi.

Misteri pengobatan medis yang benar-benar efektif untuk melawan kanker, masih terus diteliti oleh para ilmuwan. Berikut sedikit ulasan mengenai wawasan baru seputar penyakit kanker berdasarkan hasil penelitian.

Sistem Terapi Kanker Terbaru 2019 : MAEGI

Sel-sel kanker tergolong ahli dalam menghindari deteksi medis. Namun menurut laporan pada 14 Oktober 2019 di jurnal Nature Immunology, para peneliti sedang mengembangkan sistem baru. Para ilmuwan Universitas Yale dapat membuat sel kanker tampak menonjol dan membantu sistem kekebalan tubuh mendeteksi serta menghilangkan tumor yang mungkin terlewatkan oleh bentuk-bentuk imunoterapi lainnya.

Sistem baru yang menggunakan model tikus ini, berhasil mengurangi atau menghilangkan melanoma dan payudara triple-negative serta tumor pankreas. Bahkan meskipun terletak jauh dari sumber tumor primer. Sidi Chen yang merupakan asisten profesor genetika sekaligus penulis senior untuk penelitian ini, mengatakan bahwa sistem ini adalah bentuk imunoterapi yang sama sekali baru.

Imunoterapi telah merevolusi pengobatan kanker, tetapi berbagai terapi yang ada selama ini tidak bekerja efektif pada semua pasien penyakit kanker, bahkan ada yang tidak efektif sama sekali terhadap beberapa jenis kanker. Terapi yang ada selama ini kadang-kadang gagal mengenali semua penyamaran sel kanker secara molekuler. Oleh karena itu, menjadikannya kurang efektif.

Untuk mengatasi kekurangan berbagai terapi kanker yang ada selama ini, lab Chen mengembangkan sistem baru menggunakan terapi gen virus dan teknologi pengeditan gen CRISPR. Alih-alih menemukan dan mengedit potongan DNA serta menyisipkan gen baru, sistem baru yang disebut MAEGI (Multiplexed Activation of Endogenous Genes as Immunotherapy) meluncurkan perburuan besar-besaran dari puluhan ribu gen yang berhubungan dengan penyakit kanker.

Kemudian MAEGI bertindak seperti GPS untuk menandai lokasi sel kanker dan memperkuat sinyal. Dengan demikian, memungkinkan sistem kekebalan tubuh bergerak dengan cepat menemukan dan membasmi sel-sel tumor dan kanker yang mematikan.

Sistem baru yang masih dalam tahap pendalaman ini diharapkan harus efektif terhadap segala jenis kanker, bukan beberapa jenis kanker saja, termasuk jenis kanker yang saat ini kebal terhadap imunoterapi. Para peneliti akan mengoptimalkan sistem agar lebih sederhana dan sedang mempersiapkan uji klinis pada manusia (pasien kanker).

Kombinasi Pengobatan Inovatif Kanker Pankreas

Tim peneliti dari University of Rochester Wilmot Cancer Institute melaporkan bahwa menggabungkan jenis terapi radiasi dengan imunoterapi tidak hanya dapat menyembuhkan penyakit kanker pankreas pada tikus, tetapi juga memprogram ulang sistem kekebalan tubuh manusia untuk menciptakan “memori kekebalan” dengan cara kerja yang mirip seperti vaksin.

Hasilnya, pengobatan kombinasi juga dapat menghancurkan sel-sel kanker pankreas yang telah menyebar ke organ hati yang menjadi tempat umum bagi penyakit kanker bermetastasis. Jurnal Cell Reports menerbitkan penelitian ini, dengan Scott Gerber, Ph.D dan Bradley Mills, Ph.D sebagai penulis penelitian tersebut.

Mereka juga memimpin tim besar kolaborator dari Departemen Bedah University of Rochester (Mikrobiologi dan Imunologi, Patologi dan Laboratorium Kedokteran, Onkologi Radiasi, dan Kedokteran Lingkungan).

Penyakit kanker pankreas bersifat agresif dan para penderitanya umumnya memiliki peluang hidup yang tak lama. Pada lebih dari 80% pasien kanker pankreas, mereka ditemukan sudah dalam stadium lanjut ketika diputuskan untuk menjalani pembedahan. Selain itu, kemoterapi biasanya tidak efektif. Kanker pankreas dikenal sulit untuk diobati karena dikelilingi oleh protein beracun dan jaringan lain yang melindungi sel kanker.

Para peneliti dari Wilmot mencari kombinasi pengobatan inovatif yang dapat melakukan dua hal sekaligus, yakni : mengaktifkan T-cells untuk menyerang kanker dan mengubah immune-suppressing cells menjadi pejuang.

Kombinasi yang mereka gunakan terdiri dari stereotactic body radiotherapy (SBRT) dan interleukin-12 (IL-12). Namun IL-12 masih sering disertai efek samping yang keras. Untuk mengatasi masalah itu, para peneliti masih terus mendalami hal ini untuk meminimalisir efek samping.

Bawang Putih dan Bawang Merah Sahabat Payudara

Bawang putih dan bawang merah adalah bahan utama dalam sofrito (jenis saus bumbu yang digunakan dalam masakan Portugis dan Amerika Latin). Bawang putih dan bawang merah juga bisa menjadi resep menurunkan risiko penyakit kanker payudara. Hal tersebut berdasarkan temuan penelitian para ilmuwan dari University of Puerto Rico dan University at Buffalo.

Studi ini berbasis populasi pertama yang meneliti adanya hubungan antara mengonsumsi bawang putih dan bawang merah dengan penyakit kanker payudara. Hasilnya dipublikasikan pada jurnal nutrisi dan kanker. Gauri Desai sebagai penulis utama studi tersebut, yang merupakan mahasiswa epidemiologi PhD di University at Buffalo, menjelaskan bahwa hasil penelitian menemukan bahwa wanita di Puerto Rico tinggi asupan bawang putih dan bawang merah di dalam sofrito, dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker pada payudara.

Faktanya wanita yang lebih dari 1 kali per harinya mengkonsumsi sofrito, ternyata memiliki risiko penurunan sekitar 67% terhadap kanker payudara, dibandingkan wanita yang tak pernah atau jarang mengonsumsi sofrito. Gagasan penelitian ini berawal dari bukti sebelumnya yang secara ilmiah menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang putih dan bawang merah memiliki efek baik berupa perlindungan terhadap penyakit kanker.

Puerto Rico merupakan tempat yang tepat untuk penelitian tersebut, karena para wanitanya mengonsumsi bawang putih dan bawang merah dalam jumlah lebih besar dibandingkan para wanita Eropa dan Amerika Serikat. Bawang putih dan bawang merah di Puerto Rico juga dikonsumsi teratur dalam masakan guisos dan dalam masakan Puerto Rico berbahan utama kacang maupun nasi.

Selain itu, Puerto Rico mempunyai tingkat penyakit kanker payudara lebih rendah daripada daratan Amerika Serikat. Lalu mengapa penelitian berfokus pada bawang putih dan bawang merah? Sebab dua bahan tersebut kaya senyawa organosulfar dan flavonol.

Bawang putih juga mengandung senyawa lainnya seperti dialil disulfida dan S-allylcysteine. Sedangkan dalam bawang merah terkandung alk(en)yl sistein-sulfoksida. Senyawa-senyawa tersebut bersifat anti-kanker pada manusia.

Tahapan Luar Biasa Perkembangan Islam di Afrika

Perkembangan Islam di Afrika

Tahukah Anda, Islam di Afrika hampir sama tuanya dengan kemunculan agama Islam itu sendiri yakni Islam telah masuk ke Afrika dari sebelum dimulainya kalender Hijriyah. Sampai saat ini, Islam menjadi salah satu agama yang terbesar di Afrika. Komunitas kaum muslimnya sudah tersebar setengahnya di wilayah Arab Maghribi di Afrika Utara yaitu berada di negara-negara Libya, Mesir, Tunsia, Aljazair, Sahara Barat, dan Maroko. Selain itu, komunitas muslim juga tersebar di negara di kawasan Afrika Sub-Sahara.

Penyebaran agama Islam di Afrika dilakukan dengan berbagai cara, misalnya ekpansi melalui panaklukan misalnya seperti yang terjadi di Afrika Utara.  Selain itu, jumlah penganut agama Islam di Afrika juga terus berkembang pesat baik karena pertumbuhan penduduk maupun aktivitas dakwah disana.

Pada mulanya, agama Islam telah tersebar di Afrika pada masa kekhalifahan Rasyidin dan masuk melalui wilayah Mesir, Ethiopia, Nubia, dan Afrika Utara. Orang Afrika yang paling awal masuk Islam ialah Bilal bin Rabah, beliau adalah seorang budak yang dimerdekakan menjadi sahabat Nabi SAW. Untuk lebih menambah pengetahuan tentang perkembangan Islam yang terjadi di Afrika, pada artikel kali ini Kami akan membahas tentang tahap sejarah perkembangan Islam yang terjadi di Afrika.

3 Tahap Sejarah Perkembangan Islam yang terjadi di Afrika

Tahukah Anda, perkembangan peradaban dan ajaran Islam di Afrika terjadi secara bertahap. Menurut Margari Hill (sejarawan yang berasal dari Stanford University) menyatakan bahwa tahapan sejarah yang sudah dilewati Islam di sub-Sahara ada tiga. Hal itu dituangkan dalam tulisannya dalam tulisannya, The Spread in West Africa.

Ketiganya dijelaskan sebagai berikut:

  • Tahap Penahanan

Ajaran Islam sendiri kehadiran awalnya dianut hanya oleh komunitas yang saat itu terhubung melalui kegiatan perdagangan di wilayah trans-Sahara.  Menurut Hill, pada abad ke-11 Masehi seorang geografer yang memiliki nama Al-Idrisi pada abad 11 Masehi mencatat bahwa di wilayah Gahana dan Tekur ada beberapa pendatang yang datang dari orang Arab dan Afrika Utara.

Agama islam dikawasan Afrika Barat, penyebarannya tidak lepas dari peran para ulama dan saudagar. Mereka sangat berperan besar terhadap proses penyebaran di wilayah Afrika Barat. Selain itu, para pedaganga muslim terpelajar juga telah banyak memberikan bantuan kepada kerajaan yang merupakan non-muslim di bidang administrasi tersebut dengan cara memberikan fasilitasi perdagangan yang dilakukan jarak jauh. Fasilitas tersebut diberikan dengan cara membuat aturan kredit, kontrak, dan juga informasi jaringan.

Diawali abad ke-8 sampai dengan abad 13 M, antara penduduk Afrika Barat dan orang muslim akhirnya mempunyai hubungan yang mulai meningkat. Negara muslim juga mulai muncul serta berkembang di wilayah Sahel sejak saat itu. Saat itu pula raja-raja di Afrika memberikan izin muslim untuk bergabung. Akhirnya di pertengahan lembah Senegel, kerajaan Islam yang dengan nama Tekur dilaporkan sudah ada pada abad ke-11 M.

  • Tahap Percampuran

Tahap yang kedua yaitu tahap percampuran. Sesudah di sub-Sahara perkembangan Islam terjadi dengan pesat, di Afrika banyak penguasa yang mulai mengikuti ajaran agama Islam. Meskipun disana banyak penduduk kerajaan yang mempunyai budaya dan kepercayaan yang berbeda-beda, akan tetapi beberapa penguasa selanjutnya mencampur agama Islam menggunakan ajaran lokal dan juga budaya Mereka. Para ahli menyebut fase inilah sebagai periode campuran.

Selain itu, Islam juga diadopsi oleh kekaisaran Mali. Beberapa wilayah kekuasaan kekaisaran Mali sendiri yaitu mencapai Senegal, Mali modern, dan sebagian Guinea dan Mauritania. Kekaisaran Mali sebenarnya merupakan suatu negara yang mempunyai kelompok budaya dan agama yang beragam. Sebenarnya, Sunjiata Keita yang mendirikan kerajaan Mali bukan orang yang menganut ajaran Islam. Namun, raja Mansa Musa lah yang merupakan raja pertama yang kemudian masuk agama Islam. Kemudian, Islam dijadikan agama yang resmi di kerajaan oleh raja Mansa Musa. Ia juga telah melakukan ibadah haji ke Mekkah. Ibadah haji yang ditunaikan Raja Mansa Musa terdengar sampai ke Eropa akibat dana dan kekayaan yang dikeluarkan sangat besar. Pengeluaran selama proses perjalanan raja Mansa Musa ke Tanah Suci sampai mendevaluasi nilai jual beli emas di negara Mesir dalam kurun waktu beberapa tahun.

  • Tahap Reformasi (Abad ke-19)

Tahap yang ketiga yaitu tahap reformasi. Pada tahap ini, perkembangan Islam di wilayah sub-Sahara ditandai dengan adanya gerakan jihad di Afrika Barat yang terjadi di abad ke 19 Masehi. Peran penting yang dimiliki kaum muslim di pengadilan yaitu sebagai penasihat dan pengacara. Para ulama dan juga kaum muslim yang terpelajar saat itu menyadari akan pentingnya melakukan gerakan reformasi. Saat itu, umat muslim mengubah kegiatan keagamaan yang Mereka sempat dicampurbaurkan kepercayaan lokal dan budaya oleh penguasa Afrika dengan mengadopsi nilai Islam sesuai dengan syariah. Akhirnya, reformasi tersebut menjadikan kekhalifahan Sokoto lahir di negara Umarian tapatnya di Senegambia dan di Tanah Hausa.

Sementara itu, masuknya Islam ke Afrika bagian selatan ialah melalui para budak Melayu yang dibawa orang Eropa ke wilayah tersebut. Selain itu, penyebaran Islam di Afrika tidak lepas dari persaingan antara Islam dan Kristen dan juga antara Islam dan westernisasi sekuler. Meskipun demikian, Islam di Afrika tetap terus berkembang sangat pesat. Hampir separuh dari total penduduk di Afrika adalah muslim, hingga tahun 2002 jumlah umat Islam diperkirakan mencapai 45% dari pnduduk Afrika itu sendiri.

Faktor politik dan ekonomi juga mempengaruhi perkembangan Islam yang terjadi di Afrika. Dari segi politik sendiri di Afrika banyak sejumlah tokoh muslim yang menduduki jabatan tertinggi di negaranya sehingga penyebaran Islam di Afrika semakin mudah. Contohnya saja, Muammar Khadafi menjadi pemimpin muslim kontemporer Libya.

Selain itu, dari segi ekonomi, Afrika Selatan merupakan negara maju dengan kekayaan tambang, terutama yang bernilai seperti emas, berlian, dan platinum. Sistem perundangan, keuangan, energi infrastruktur yang modern juga menjadi faktor yang membuat hubungan Afrika dengan negara Islam di luar benua Afrika menjadi lebih dekat. Hal itu tentunya membuat perkembangan Islam yang terjadi di Afrika terus meningkat.

3 Ilmuwan Peraih Nobel Prize karena Mengembangkan Baterai Lithium-Ion

3 Ilmuwan Peraih Nobel Prize karena Mengembangkan Baterai Lithium-Ion

Baterai lithium-ion yang dapat diisi ulang memberikan daya pada sebagian besar gadget kita, mulai dari telepon pintar (smartphone), laptop, mobil listrik dan sebagainya. Di tahun 2019 ini ada tiga pria yang merupakan bagian integral dari perkembangan baterai lithium-ion yang dianugerahi Hadiah Nobel (Nobel Prize) dalam bidang kimia, antara lain John B. Goodenough, M. Stanley Whittingham dan Akira Yoshino. Mereka menjadi ilmuwan yang memperoleh Nobel Prize 2019 untuk pengembangan baterai lithium-ion.

Simak sedikit ulasan profil mengenai tiga ilmuwan yang memperoleh Nobel Prize 2019 yang berperan dalam bidang teknologi, terutama pengembangan Baterai Lithium-Ion.

Nobel Prize 2019 : Michael Stanley Whittingham

Pria yang dilahirkan di Nottingham, Inggris pada tahun 1941 ini adalah seorang ahli kimia. Michael Stanley Whittingham saat ini merupakan profesor kimia dan direktur di Institute for Materials Research dan Materials Science, serta Engineering Material di Binghamton University. Ia dianugerahi Nobel Prize 2019 dalam bidang kimia.

Whittingham adalah tokoh kunci dalam sejarah pengembangan baterai lithium. Dia menemukan elektroda interkalasi pada tahun 1970-an untuk pertama kalinya dan menjelaskan konsep reaksi interkalasi untuk baterai isi ulang pada akhir 1970-an. Dia memegang hak paten asli pada konsep penggunaan kimia interkalasi dalam kepadatan daya tinggi, baterai lithium yang sangat reversibel. Karena itu, ia disebut Bapak Pendiri baterai lithium yang dapat diisi ulang.

Whittingham menjalani pendidikan formal di Stamford School di Lincolnshire dari tahun 1951-1960, sebelum melanjutkan ke New College, Oxford untuk mendalami Kimia. Di Universitas Oxford, ia memperoleh gelar BA (1964), MA (1967), dan DPhil (1968). Setelah menyelesaikan studi pascasarjana, Whittingham menjadi mahasiswa pascadoktoral di Universitas Stanford. Ia kemudian bekerja di Exxon Research & Engineering Company selama 16 tahun.

Whittingham kemudian menghabiskan 4 tahun bekerja untuk Schlumberger sebelum menjadi profesor di Universitas Binghamton. Dari tahun 1994 hingga 2000, ia menjabat sebagai wakil rektor Universitas untuk proyek penelitian. Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan Penelitian di Universitas Negeri New York selama 6 tahun.

Whittingham saat ini telah menjadi Profesor Kimia dan Ilmu Material dan Teknik yang terkemuka di Binghamton University. Ia diangkat sebagai kepala petugas ilmiah NAATBatt International pada 2017. Whittingham bersama-sama mengetuai studi DOE Penyimpanan Energi Kimia pada tahun 2007 dan sekarang menjadi Direktur Northeastern Center untuk Penyimpanan Energi Kimia (NECCES), pusat Departemen Energi Energi Frontier Research (EFRC) A.S. di Universitas Binghamton.

Nobel Prize 2019 : John Bannister Goodenough

Peraih Nobel Prize 2019 dalam bidang kimia ini dilahirkan di Jena, Jerman pada tanggal 25 Juli 1922. Goodenough lahir dari orang tua berkebangsaan Amerika. Ia adalah seorang ilmuwan dan fisikawan Amerika. Peraih Nobel dalam bidang kimia ini adalah profesor teknik mesin dan ilmu material di University of Texas di Austin.

Goodenough secara luas dikreditkan dengan identifikasi dan pengembangan baterai lithium-ion, untuk mengembangkan aturan Goodenough-Kanamori dalam menentukan tanda perubahan superex magnet dalam material, dan untuk pengembangan seminal dalam memori akses acak komputer.

Selama dan setelah lulus dari Universitas Yale, Goodenough menjabat sebagai ahli meteorologi militer A.S. dalam Perang Dunia II. Dia melanjutkan untuk mendapatkan gelar Ph.D. dalam bidang fisika di Universitas Chicago. Kemudian ia menjadi peneliti di MIT Lincoln Laboratory, dan menjadi kepala Laboratorium Kimia Anorganik di University of Oxford. Sejak tahun 1986, ia telah menjadi profesor di sekolah teknik di UT Austin.

Goodenough telah dianugerahi Medali Sains Nasional, Medali Copley, Penghargaan Fermi, Penghargaan Draper, dan Japan Prize. John B. Goodenough dianugerahi Nobel Prize 2019 dalam bidang Kimia dan di usianya yang ke-97 tahun, ia menjadi penerima Nobel tertua dalam sejarah.

Nobel Prize 2019 : Akira Yoshino

Akira Yoshino lahir di Suita, Jepang pada 30 Januari 1948. Ahli kimia Jepang ini bekerja di Asahi Kasei Corporation sekaligus menjadi seorang profesor di Universitas Meijo di Nagoya. Dia menciptakan baterai lithium-ion pertama yang aman dan diproduksi secara luas untuk penggunaan telepon seluler maupun notebook. Yoshino menghabiskan seluruh karir non-akademiknya di Asahi Kasei Corporation.

Yoshino lulus dari Kitano High School di Osaka City pada tahun 1966. Ia mendapat gelar B.S. pada tahun 1970 dan gelar M.S. tahun 1972 di bidang teknik dari Universitas Kyoto. Kemudian meraih gelar doktor dalam bidang teknik dari Universitas Osaka pada tahun 2005. Segera setelah lulus dengan gelar magisternya pada tahun 1972, Yoshino mulai bekerja di Asahi Kasei. Dia mulai bekerja di Laboratorium Kawasaki pada tahun 1982 dan dipromosikan menjadi manajer pengembangan produk untuk baterai ion pada tahun 1992.

Pada tahun 1994, ia menjadi manajer pengembangan teknis untuk produsen LIB A&T Battery Corp. yakni perusahaan gabungan Asahi Kasei dan Toshiba. Sejak 2017, Yoshino telah menjadi profesor di Universitas Meijo dan statusnya di Asahi Kasei telah berubah menjadi honorary fellow.

Selama masa kuliahnya, Yoshino menghadiri kursus yang diajarkan oleh Kenichi Fukui yaitu orang Asia pertama yang menjadi Peraih Nobel dalam bidang kimia. Ternyata Yoshino mengikuti jejak Kenichi Fukui dengan memperoleh Hadiah Nobel Prize 2019.

Penghargaan lainnya yang penah diterima Akira Yoshino, antara lain : Chemical Technology Prize (1998), Battery Division Technology Award (1999), Ichimura Prizes in Industry (2001), Pujian untuk Sains dan Teknologi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi (2003), Medal with Purple Ribbon (2004), Yamazaki-Teiichi Prize (2011), C&C Prize (2011), Medali IEEE untuk Teknologi Lingkungan dan Keselamatan (2012), Global Energy Prize (2013), Charles Stark Draper Prize (2014), Japan Prize (2018), European Inventor Award (2019).