5 Sektor Industri Ini Tetap Eksis Selama Masa Pandemi. Apa Saja?

5 Sektor Industri Ini Tetap Eksis Selama Masa Pandemi. Apa Saja?

Dunia telah dihebohkan dengan pemberitaan Covid-19 yang semakin parah. Hal ini memberikan dampak signifikan pada berbagai sector kehidupan termasuk ekonomi. Kendala tersebut semakin parah dengan diberlakukannya aturan mengenai physical dan social distancing. Banyak industri yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, beberapa industri yang dilaporkan sempat mengalami collapse. Namun, ada beberapa industri menjanjikan di masa pandemic yang tetap eksis.

Berbagai industri menjanjikan di masa pandemic bisa pertahankan eksistensi

Keberadaan industri menjanjikan di masa pandemic ini bisa bertahan dengan baik ketika pelaku bisnis tersebut mengubah strategi pemasarannya. Tentu saja dibutuhkan pemikiran yang tepat hingga mampu menjadikan industri tersebut tidak mengalami kerugian dalam jumlah besar. Lantas, industri apakah yang masih bertahan di tengah pandemic seperti ini? Berikut beberapa diantaranya.

  1. Industri makanan dan minuman

Salah satu industri menjanjikan di masa pandemic yang sampai saat ini masih eksis adalah industri makanan dan minuman. Jenis industri ini tidak mungkin mengalami kemunduran yang signifikan mengingat hampir setiap hari masyarakat membutuhkan makan dan minum untuk bertahan hidup. Terlebih lagi dengan adanya layanan Go-Food yang memberikan kemudahan sekalipun pemerintah menginstruksikan untuk menikmati makanan di rumah.

  1. Industri telekomunikasi

Di tengah mewabahnya virus Corona yang sangat mematikan, pihak kementrian pendidikan dan kebudayaan kembali mengeluarkan kebijakan baru untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dari jarak jauh. Kondisi ini dimanfaatkan oleh bebera industri menjanjikan di masa pandemic termasuk industri telekomunikasi yang terus berusaha meningkatkan jaringan internet yang stabil sehingga kegiatan belajar dan mengajar tetap bisa terselenggara.

  1. Industri kesehatan

Meningkatnya jumlah korban jiwa yang disebabkan oleh virus Corona berdampak pada peningkatan kewaspadaan seluruh masyarakat dunia atas pentingnya kesehatan. Tidak jarang banyak orang yang berusaha menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi berbagai obat-obatan. Tentu saja kondisi ini dimanfaatkan oleh industri menjanjikan di masa pandemic seperti toko obat yang juga menyediakan masker berkualitas yang akan menurunkan resiko terserang Covid-19.

  1. Industri kebutuhan pokok

Sama halnya dengan industri makanan dan minuman, industri menjanjikan di masa pandemic lainnya yang bisa bertahan adalah industri kebutuhan pokok. Jenis industri ini banyak diserbu oleh masyarakat terutama ketika di awal terjadi Corona. Perilaku panic buyers pada saat itu sedikit banyak memberikan keuntungan tersendiri bagi para penjual kebutuhan pokok hingga bisa meraup untung mencapai puluhan juta rupiah. Hal ini menjadi bukti bahwa bisnis kebutuhan pokok tahan terhadap adanya krisis di masa pandemi.

  1. Industri pendidikan 

Tidak kalah lagi dengan beberapa industri menjanjikan di masa pandemic lainnya, industri pendidikan seperti penyediaan layanan belajar jarak jauh juga mengalami peningkatan omzet. Beberapa pelatihan maupun kursus secara online ramai-ramai memadati dunia maya tanpa menghiraukan adanya lockdown ataupun PSBB. Semua bisa dijalankan secara online sehingga semua orang bisa mengembangkan diri dengan berbagai pengetahuan yang didapatkan dari jarak jauh. 

Dibaca : Cara Memenangkan Permainan dan Menarik Uang di Poker88

Hampir semua industri dalam negeri mengalami penurunan omzet yang sangat signifikan selama musim pandemic. Sekalipun demikian, beberapa industri menjanjikan di masa pandemic seperti kebutuhan pokok, makanan dan minuman, kursus online hingga telekomunikasi termasuk penyedia internet sama sekali tidak tergoyah bahkan berkembang dengan pesat.

 Pada dasarnya, semua bisa bertahan dan ditingkatkan dengan berbagai penjualan kreatif sekaligus upaya promosi yang jitu. Jadi, kini semua berada di tangan pada pelaku industri itu sendiri bagaimana menyikapi jalannya industri tersebut di masa pandemic.