4 Kasus Politik Terbesar Indonesia yang Paling Menyita Perhatian Public

4 Kasus Politik Terbesar Indonesia Yang Paling Menyita Perhatian Public

Footage – Dunia politik di Indonesia memang sangat rumit hingga hampir setiap hari berbagai permasalahan baru bermunculan di berbagai media. Hal ini tentu saja membuat public semakin terguncang, terlebih lagi saat muncul berbagai kasus yang membawa perubahan pada tatanan pemerintahan Indonesia. Kondisi ini tentu saja tidak luput dari sorotan berbagai media. Berbagai headlines bermunculan sebagai bentuk ulasan atas kasus politik terbesar Indonesia yang pernah ada.

Deretan Kasus Politik Terbesar Indonesia 

Kemunculan kasus politik terbesar Indonesia tersebut juga tidak pernah luput dari kontroversi berbagai pihak. Ada yang menyatakan dirinya pro dan sebagian lainnya kontra. Kondisi ini diperparah dengan adanya delik yang tidak pernah berujung hingga beberapa lainnya ada yang terlupakan oleh waktu. 

Dari sekian banyak kasus politik yang pernah ada, berikut deretan permasalahan politik yang mencuri perhatian masyarakat dan public.

  1. Adanya pergantian posisi sebagai ketua DPR

Masih ingatkan Anda dengan kasus yang mengusung istilah “papa minta saham”? Bisa jadi ini merupakan salah satu dari kasus politik terbesar di Indonesia yang sempat ada. Dalam hal ini, Ade Komarudin yang berasal dari partai Golkar patut berbahagia karena dilantik menjadi ketua DPR pada 11 Januari 2016 silam. 

Dirinya dikabarkan mengganti posisi Setya Novanto yang mengundurkan diri karena terjerat suatu kasus PT Freeport yang selanjutnya dikenal dengan istilah di atas. jabatan tersebut diberikan kepada Ade untuk menghabiskan masa jabatan Setya Novanto hingga 30 November 2016.

  1. Mencuatnya isu pergantian kapolri

Di tahun 2016 silam, sebuah kasus politik terbesar Indonesia sempat terjadi hingga membuat public berguncang. Pasalnya, pergantian kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti yang akan segera pensiun sempat diwarnai protes public. Hal ini disebabkan oleh dipilihnya Komjen Pol Budi Gunawan yang ternyata pernah terlibat dalam kasus suap saat berada di Mabes Polri 2003-2006. 

Menanggapi kritik yang dilontarkan oleh masyarakat, Presiden Jokowi pada akhirnya mengambil langkah tegas dengan memilih Komjen Pol Tito Karnavian untuk menggantikan kapolri sebelumnya.

  1. Terjadinya reshuffle kabinet jilid II

Selanjutnya, kasus politik terbesar Indonesia lainnya juga sempat menuai protes public ketika Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet jilid II. Disebutkan bahwa perombakan yang dilakukan pada 26 Juli 2016 tersebut melibatkan pencopotan 12 menteri sekaligus 1 kepala badan. 

Kunjungi juga : To Do Lottery Playing Smart Or Funky

Dilakukannya perombakan tersebut juga mendapatkan kritik dari berbagai pihak yang mengabarkan jika reshuffle tersebut hanya semata-mata dilakukan guna melakukan pemerataan porsi untuk partai yang duduk di kursi menteri.

  1. Kasus penistaan agama 

Tidak kalah hebohnya lagi, kasus politik terbesar Indonesia yang sempat beredar dan menuai kritik yang luar biasa hingga sempat terjadi demo besar-besaran adalah kasus yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta yang saat itu adalah Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa sebagai Ahok. 

Sebuah kasus yang menistakan agama islam tersebut dan melibatkan ayat Al-Qur’an surat Al-Maidah 51 mampu menyeret orang nomor satu di Jakarta tersebut di balik jeruji besi. Dengan proses hukum yang ditetapkan, kini Ahok telah bisa menghirup udara segar di luar sana.

Itulah beberapa kasus politik terbesar Indonesia yang sempat menyebar ke berbagai public hingga menimbulkan protes dari berbagai kalangan. Namun demikian, semua itu berhasil diselesaikan oleh pihak pengadilan. Dengan mencuatnya berbagai kasus tersebut, sudah sepatutnya menjadi pelajaran terbaik bagi pemimpin bangsa untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya dalam mensejahterakan rakyat sekaligus menciptakan negara yang adil dan aman.